GEREBEK BANDAR SABU BERUJUNG MAUT: 1 POLISI GUGUR, 2 ANGGOTA HILANG DISERANG MASSA BERSENJATA

Berita5 Views

jejakterkini.online – Operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berubah menjadi tragedi.

Saat menggerebek bandar sabu berinisial BIO, seorang residivis kasus narkotika, tim Satresnarkoba Polres Katingan justru diserang brutal oleh massa yang diduga membela pelaku.

Akibatnya, Aipda Yudhie Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas. Ia ditemukan meninggal dunia dengan luka akibat senjata tajam.

Lebih mengkhawatirkan lagi, dua anggota polisi lainnya, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, hingga kini masih dinyatakan hilang dan terus dicari tim gabungan.

Menurut Bareskrim Polri, situasi berubah mencekam setelah target berhasil diamankan. Massa yang berada di lokasi kemudian menyerang petugas menggunakan parang dan senjata api rakitan.

Jumlah penyerang terus bertambah hingga membuat personel terpaksa menyelamatkan diri. Beberapa anggota bahkan harus berenang menyeberangi sungai dan bersembunyi di hutan untuk menghindari amukan massa.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Aipda Yudhie dan memastikan Polri akan memberikan backup penuh untuk pencarian dua anggota yang hilang sekaligus memburu seluruh pelaku penyerangan.

Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa perang melawan narkoba bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga mempertaruhkan nyawa aparat di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *